
Jakarta – Alpukat dan susu sama-sama dikenal sebagai bahan makanan yang kaya nutrisi. Ketika dipadukan, keduanya dapat menghasilkan minuman dengan rasa lembut dan tekstur kental yang mengenyangkan.
Jus alpukat dengan tambahan susu memang populer sebagai minuman sehari-hari. Selain rasanya yang nikmat, perpaduan kedua bahan ini juga memberikan sejumlah nutrisi yang dapat melengkapi pola makan.
Namun, jumlah susu, alpukat, serta bahan tambahan seperti gula atau kental manis tetap perlu diperhatikan karena dapat membuat kandungan kalorinya meningkat.
Dikutip dari Food NDTV, berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari kombinasi alpukat dan susu:
1. Lebih Mengenyangkan
Alpukat mengandung lemak tak jenuh dan serat, sedangkan susu menyediakan protein. Kombinasi ketiganya dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan minuman yang hanya mengandung karbohidrat sederhana.
Karena itu, alpukat susu dapat dijadikan salah satu pilihan menu sarapan atau camilan, terutama jika dibuat tanpa tambahan gula berlebihan.
Meski demikian, porsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian.
2. Kaya Beragam Nutrisi
Alpukat menyediakan berbagai zat gizi seperti lemak tak jenuh, serat, kalium, serta sejumlah antioksidan. Di sisi lain, susu dikenal sebagai sumber protein, kalsium, dan vitamin D.
Ketika dikonsumsi bersama, keduanya dapat memberikan kombinasi nutrisi yang cukup beragam.
Asupan protein dan lemak juga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang sehingga minuman ini bisa menjadi bagian dari pola makan yang lebih seimbang.
3. Membantu Penyerapan Vitamin Larut Lemak
Salah satu keunggulan alpukat adalah kandungan lemak tak jenuhnya. Lemak dalam makanan dibutuhkan tubuh untuk membantu proses penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K.
Dengan demikian, keberadaan lemak dari alpukat dapat membantu proses penyerapan vitamin tertentu dari makanan yang dikonsumsi bersamanya.
Namun, manfaat ini tidak berarti semakin banyak lemak yang dikonsumsi maka semakin banyak pula vitamin yang diserap. Jumlah tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.
4. Teksturnya Jadi Lebih Lembut dan Creamy
Dari sisi cita rasa, alpukat dan susu merupakan pasangan yang mudah dipadukan. Kandungan lemak pada alpukat membuat teksturnya lembut, sementara susu memberikan tambahan rasa gurih dan creamy.
Tak heran jika kombinasi ini sering digunakan untuk membuat jus, smoothie, maupun milkshake.
Semakin banyak alpukat yang digunakan, tekstur minuman biasanya akan semakin kental. Untuk pilihan yang lebih sehat, alpukat dapat dicampur dengan susu tanpa tambahan gula dalam jumlah berlebihan.
5. Karakteristik Campurannya Dapat Tetap Stabil
Penelitian dalam World Journal of Food Science and Technology mengamati penggunaan ampas alpukat dalam produk yoghurt. Hasil penelitian tersebut menunjukkan karakteristik pH produk dapat tetap berada pada kisaran tertentu.
Namun, temuan pada yoghurt tersebut tidak bisa langsung disamakan dengan semua jenis campuran alpukat dan susu yang dibuat di rumah. Stabilitas dan keamanan produk tetap bergantung pada bahan, proses pengolahan, serta penyimpanannya.
Karena itu, susu sebaiknya tetap disimpan sesuai petunjuk dan alpukat yang digunakan harus dalam kondisi segar.
Perhatikan Tambahan Gula
Meski alpukat dan susu memiliki kandungan nutrisi yang baik, minuman ini dapat berubah menjadi tinggi kalori jika ditambahkan gula, sirup, kental manis, atau topping dalam jumlah banyak.
Satu porsi alpukat susu juga bisa menyumbang cukup banyak energi, tergantung ukuran alpukat, jenis susu, dan bahan tambahan yang digunakan.
Jika ingin menjadikannya bagian dari pola makan sehat, gunakan porsi secukupnya dan batasi tambahan gula. Dengan begitu, kombinasi alpukat dan susu tetap bisa menjadi pilihan minuman yang lezat sekaligus bernutrisi.
