
Jakarta – Konstipasi atau sembelit merupakan masalah pencernaan yang sering dialami banyak orang. Selain memperbanyak konsumsi makanan berserat, memenuhi kebutuhan cairan juga menjadi langkah penting untuk membantu melancarkan buang air besar.
Menurut ahli gizi Beth Czerwony dari Cleveland Clinic, serat tidak dapat bekerja secara optimal tanpa asupan cairan yang cukup. Air membantu serat menyerap cairan sehingga feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan.
“Serat memerlukan cairan agar dapat bergerak dengan baik di sepanjang saluran pencernaan. Jika asupan serat meningkat tetapi tubuh kekurangan cairan, sembelit justru bisa bertambah parah,” jelas Beth Czerwony, dikutip dari The Healthy.
Selain air putih, beberapa jenis minuman juga diketahui dapat membantu merangsang pergerakan usus sehingga proses buang air besar menjadi lebih lancar. Berikut beberapa pilihannya.
1. Teh Daun Jati Cina
Teh yang berasal dari daun jati cina atau senna dikenal memiliki efek pencahar alami. Kandungan senyawa sennosides di dalamnya bekerja dengan merangsang kontraksi usus sehingga dapat membantu mengatasi sembelit.
Selain itu, minuman hangat juga dipercaya mampu merangsang aktivitas saluran pencernaan. Meski demikian, penggunaan senna sebaiknya tidak dilakukan terus-menerus atau dalam jangka panjang tanpa anjuran tenaga kesehatan.
2. Jus Prune
Jus prune yang dibuat dari buah plum kering sudah lama dikenal sebagai salah satu minuman alami untuk membantu mengatasi konstipasi.
Selain mengandung serat, prune juga kaya sorbitol, gula alami yang dapat membantu menarik air ke dalam usus sehingga feses lebih lunak. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa prune bermanfaat dalam menjaga kesehatan mikrobiota usus dan membantu mengurangi peradangan.
3. Jus Kiwi
Kiwi merupakan buah yang kaya serat dan mengandung senyawa alami yang dapat membantu meningkatkan pergerakan usus.
Dalam bentuk jus, buah ini tetap memberikan manfaat untuk mendukung kesehatan saluran cerna sekaligus menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Karena itu, jus kiwi dapat menjadi alternatif bagi orang yang sering mengalami susah buang air besar.
4. Kombucha
Kombucha adalah minuman hasil fermentasi yang mengandung probiotik. Kandungan bakteri baik tersebut dipercaya membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus sehingga sistem pencernaan dapat bekerja lebih optimal.
Namun, pilihlah kombucha dengan kandungan gula yang tidak terlalu tinggi dan konsumsi dalam jumlah yang wajar agar manfaatnya tetap optimal.
5. Kopi
Bagi sebagian orang, secangkir kopi dapat memicu keinginan untuk buang air besar. Hal ini terjadi karena kopi mampu merangsang pelepasan hormon yang meningkatkan aktivitas usus.
Meski demikian, kopi sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Asupan kafein yang terlalu tinggi justru berpotensi menyebabkan dehidrasi yang dapat memperburuk konstipasi.
Selain mengonsumsi minuman di atas, menjaga pola makan bergizi seimbang, memperbanyak makanan tinggi serat, rutin beraktivitas fisik, dan memenuhi kebutuhan cairan harian tetap menjadi langkah utama untuk menjaga kesehatan pencernaan. Apabila sembelit berlangsung dalam waktu lama atau disertai nyeri hebat maupun perdarahan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
