Skip to content
BEEF CATTLE
Menu
  • Beranda
  • Wisata
  • Kuliner
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Bisnis
Menu

Studi: Perempuan Asia Selatan Alami Penuaan Lebih Cepat Dibandingkan AS

Posted on July 15, 2025July 15, 2025 by anjing

BEEF CATTLE — Jakarta – Sumrin Kalia, seorang perempuan Pakistan yang tinggal di luar negeri, menikah pada usia 18 tahun dan sudah memiliki empat anak saat usianya baru 25. Ia secara mendadak mengalami menopause di usia 37 tahun, lebih awal daripada umumnya.

“Saya mulai mengalami pendarahan berlebihan. Saya pergi ke dokter, yang mengatakan saya mungkin sedang dalam masa perimenopause,” kata Kalia, yang kini berusia pertengahan 40-an, seperti mengutip DW Indonesia, Senin (14/7/2025).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa rata-rata usia menopause secara global berkisar antara 45 hingga 55 tahun.

“Tidak ada yang menjelaskan apa pun kepada saya. Semuanya terjadi begitu tiba-tiba. Saya mulai mengalami pendarahan yang berat dan lebih sering dari biasanya,” ujar Kalia.

Kalia menggunakan alat kontrasepsi IUD (intrauterine device), yang kemudian setelah ia lepas, menstruasinya berhenti total tanpa penjelasan medis yang jelas.

Pengalaman Kalia juga dialami oleh sejumlah perempuan Asia Selatan lainnya yang berbicara kepada DW. Mereka menceritakan bagaimana gejala perimenopause muncul lebih awal dibandingkan perempuan di negara lain.

Menopause Perempuan Asia Selatan Lebih Cepat

Kehidupan Sehari-hari Warga India Saat Kematian Covid-19 Tembus 50 Ribu

Sebuah studi di Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa perempuan keturunan Asia Selatan di AS mengalami menopause pada usia rata-rata 48-49 tahun. Padahal, rata-rata usia menopause di AS adalah 52 tahun.

Di Asia Selatan sendiri, usia menopause tercatat lebih rendah. Di India dan Pakistan misalnya, perempuan biasanya mengalami menopause sekitar usia 46-47 tahun, dengan gejala perimenopause yang sudah muncul sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata jumlah anak per perempuan di Pakistan menurun tajam dari 3,61 pada tahun 2023 menjadi 3,19 pada 2024. Ini mencerminkan perubahan pola kesuburan. Sebagai perbandingan,rata-rata di India turun lebih moderat dari 2,14 menjadi 2,12.

Belum dapat dipastikan apakah kedua data ini saling berkaitan. Namun, ada indikasi bahwa berbagai faktor mungkin berkontribusi terhadap percepatan proses penuaan pada perempuan Asia Selatan.

Dr. Palwasha Khan, pakar kesehatan hormonal sekaligus dokter di Pakistan, menjelaskan bahwa waktu menopause sebagian besar dipengaruhi oleh faktor genetik.

“Tidak ada aturan pasti, tetapi studi menunjukkan bahwa perempuan cenderung mulai dan mengakhiri masa menstruasi pada usia yang mirip dengan ibu mereka,” ujarnya kepada DW. “Semakin awal seseorang mulai menstruasi, semakin besar kemungkinan menopause terjadi lebih awal.”

Dr. Khan juga menyoroti faktor lain, seperti penurunan kadar vitamin D yang cepat di kalangan perempuan Asia Selatan, yang dapat memperparah masalah kesehatan kronis terkait penuaan.

Selain itu, banyak perempuan mengalami kegagalan ovarium di akhir usia 30-an atau awal 40-an, sering kali diperparah oleh “masalah medis yang tidak terdiagnosis” dan kurangnya akses ke layanan kesehatan berkualitas sejak usia muda.

Faktor Tekanan Sosial

Varian Omicron Melonjak, India Mulai Berikan Vaksin Booster COVID-19

Di Asia Selatan, khususnya di Pakistan, norma sosial mendorong perempuan untuk segera memiliki anak setelah menikah sering kali mengorbankan kesehatan jangka panjang mereka.

“Kesehatan perempuan sebagai isu tersendiri sering kali diabaikan,” ujar Dr. Khan. Kesadaran soal kesehatan hormonal sangat minim, dan pengobatan seperti terapi penggantian hormon (HRT) masih sangat jarang. “Dari 10 ribu perempuan, mungkin hanya dua yang pernah menjalani HRT.”

Fokus berlebihan pada kesuburan kerap mengesampingkan percakapan tentang menopause dan kesejahteraan perempuan.

Sabina Qazi, seorang perempuan Pakistan berusia pertengahan 40-an yang tinggal di Karachi, menceritakan tantangan emosional dan kognitif yang ia alami akibat menopause. Menopause yang dialaminya terjadi akibat histerektomi radikal, sebuah prosedur medis di mana rahim, tuba falopi, dan kedua ovarium diangkat karena risiko kanker.

“Suami dan anak-anak saya berbicara kepada saya, tetapi kata-kata mereka terasa seperti hilang di tengah jalan… Saya merasa terus-menerus harus membuktikan bahwa saya tidak bodoh,” katanya kepada DW, menggambarkan kesulitan kognitif yang ia alami setelah menjalani histerektomi radikal.

Qazi mengatakan bahwa hal yang paling mengecewakannya dari proses medis tersebut adalah minimnya perhatian terhadap dampak jangka panjangnya. Meskipun operasinya bersifat preventif, beban emosional dari keputusan tersebut tidak pernah benar-benar diakui.

Operasi itu diperlakukan seolah-olah sudah pasti terjadi: Ia akan mengalami menopause juga dalam beberapa tahun, jadi kenapa tidak sekarang saja?

Ia akhirnya menjalani terapi HRT untuk mengelola gejala menopause. Namun, kabut otak (brain fog) menurutnya muncul sebagai tantangan baru.

Tumpang tindih antara menopause akibat pembedahan dan risiko kesehatan yang lebih luas juga terlihat dalam kasus kegagalan ovarium di usia 30-an dan 40-an di kalangan perempuan Asia Selatan. Sebagaimana diamati oleh Dr. Khan, kasus ini sering kali bersamaan dengan sejumlah kondisi kesehatan kronis yang saling berkaitan.

Dampak emosional dari operasi tersebut masih membekas lama setelah Qazi pulih secara fisik. Ia nyaris tidak mendapat dukungan dari komunitasnya, dan teman-teman terdekat justru meremehkan pengalamannya, dengan menyiratkan bahwa ia tak perlu khawatir karena sudah memiliki tiga anak.

Implikasi budayanya, kata Qazi, adalah bahwa organ reproduksinya dianggap telah “menunaikan tugasnya”, sehingga kehilangan rahim dan indung telurnya tidak dianggap penting. Padahal baginya, hal itu sangat berarti.

Dr. Khan mengatakan sejumlah faktor tampaknya saling berkaitan dan mempercepat proses penuaan pada perempuan Asia Selatan: Penyakit kronis, stres, masalah kesehatan mental, serta tekanan sosial. Setiap faktor seakan memperkuat yang lain.

“Perempuan Asia Selatan sudah terlalu burned out,” kata Khan. “Beban dari masyarakat. Beban dari ibu mertua. Perempuan kita memikul terlalu banyak tekanan, dan ini membuat mereka menua lebih cepat.”

Banyak perempuan menghadapi ekspektasi sosial yang tak henti-hentinya dan minim dukungan, yang memperburuk tantangan kesehatan fisik dan mental.

Seorang perempuan keturunan Asia Selatan yang tinggal di Arab Saudi berkata, “Saya merasa marah terus-menerus.”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Postingan Terbaru

  • Teknologi Pemetaan Otak Secara Real-Time oleh Peneliti
  • Dunia Seni Hadirkan Instalasi Interaktif di Ruang Publik
  • Liga Baru Berbasis Komunitas: Revolusi Dunia Olahraga Masa Kini
  • Atlet Dunia Bersiap Meriahkan Ajang Besar 2026
  • Tren Lari Pagi Meningkat Signifikan di Kota Besar

PARTNER

Failed to connect to baju.host port 443 after 2016 ms: Could not connect to server

SPONSOR


TOP SEARCH

slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
https://hydroensemencement.net/
https://coffragegoliath.ca/
https://ebenisterienouvellegeneration.com/
https://fabricationdl.com/
https://gouttiererevetementrivesud.com/
https://soudureyvesparadis.com/
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
slot gacor
mahjong ways 2
https://martinrousseldistribution.com/
https://m.visienergi.co.id/
https://unixindo.co.id/
https://residencestehenedine.com/
https://robergepaysagiste.com/
https://soudurevintrickwelding.com/
https://isolation-montreal.net/
https://outboardsonline.ca/
https://bimbosita.net/
https://athletikculture.com/
https://finitionslapointe.com/
https://mdelices.com/
https://remisecote.com/
https://restolexpress.com/
https://restoloiso.com/
https://www.atelierdanielpomerleau.com/
https://entrepreneurtoiture.com/
https://constructionrenovationbsl.ca/
HORUS303
HORUS303
tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot toto slot toto slot toto SENANG303 SENANG303 SENANG303 HORUS303 HORUS303 HORUS303 sukses303 sukses303 sukses303 amarta99 amarta99 situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi situs resmi Fakta Menarik di Balik Pola Scatter Hitam & Scatter Emas Mahjong Rahasia Baca Pola Game PG Soft Agar Permainan Lebih Konsisten Bocoran RTP Mahjong Ways 2 Ini Ungkap Peluang Menang Lebih Besar Kenali Pola Scatter Zeus Agar Main Gates of Olympus Jadi Lebih Santai Rahasia Kepopuleran Blackjack di Dunia Permainan Kartu Asia Temukan Pola Unik Scatter Hitam dan Scatter Emas Mahjong yang Sering Terjadi Cara Main Lebih Stabil dengan Memahami Pola Game PG Soft Data RTP Mahjong Ways 2 Mengungkap Sisi Lain Peluang Kemenangan Pola Scatter Zeus yang Sering Diabaikan Pemain Gates of Olympus Alasan Logis Blackjack Lebih Menarik Dibanding Permainan Kartu Lain Pola Tersembunyi Scatter Hitam dan Scatter Emas Mahjong Mulai Terungkap Cara Menyesuaikan Spin Berdasarkan Pola Game PG Soft Data RTP Mahjong Ways 2 Jadi Acuan Baru untuk Membaca Peluang Menang Main Lebih Aman di Gates of Olympus dengan Membaca Scatter Zeus Apa yang Membuat Blackjack Lebih Unggul di Dunia Permainan Kartu Asia Strategi Menang Lebih Baik dengan Memahami RNG dan RTP PG Soft Kisah Sederhana yang Berujung Investasi Emas dari Mahjong Ways 2 Langkah Awal yang Tepat Saat Mencoba Mahjong Wins 2 di 2026 Mengelola Keuntungan Mahjong Ways untuk Modal Usaha Walet dan Sawit Alasan Blackjack Lebih Menarik Dibanding Permainan Kartu Lain Seberapa Besar Pengaruh RNG dan RTP dalam Permainan PG Soft Profit Game Mahjong Ways 2 Berubah Jadi Aset Emas Cara Cerdas Mengerti Pola Menang Mahjong Wins 2 bagi Pemula Mengubah Hasil Mahjong Ways Jadi Modal Usaha Walet dan Sawit Mengupas Keunggulan Blackjack Dibanding Permainan Kartu Sejenis Perbandingan Pengaruh RNG dan RTP dalam Setiap Putaran Game PG Soft Mahjong Ways 2 Mengantar Pemainnya ke Dunia Investasi Emas Tutorial Ringan Mahjong Wins 2 untuk Pemula yang Ingin Cepat Menang Strategi Mengubah Hasil Mahjong Ways Jadi Investasi Walet dan Sawit Keistimewaan Blackjack yang Sulit Ditandingi Permainan Kartu Lain wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online amarta99 amarta99 amarta99 amarta99

PARTNER

PARTNER

PARTNER

©2026 BEEF CATTLE | Design: Newspaperly WordPress Theme