
Jakarta – Menjaga berat badan tidak hanya berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi, tetapi juga pilihan minuman sehari-hari. Beberapa minuman rendah kalori dan kaya nutrisi dapat membantu memberikan rasa kenyang serta mendukung pola makan yang lebih sehat.
Kelebihan berat badan dan lemak tubuh berlebih dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung dan stroke. Karena itu, selain aktif bergerak, mengatur pola makan dan memilih minuman yang tepat juga penting dilakukan.
Sejumlah sumber kesehatan seperti Florida Premier Cardiology, Healthline, dan Medical News Today menyebut beberapa minuman yang dapat menjadi bagian dari pola makan untuk membantu mengelola berat badan.
Berikut delapan pilihannya:
1. Jus Buah Tinggi Serat
Buah dapat menjadi pilihan minuman yang lebih sehat, terutama jika diolah tanpa tambahan gula dan seratnya tidak dibuang.
Apel, misalnya, mengandung serat larut yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol. Buah berry seperti stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry juga bisa digunakan karena mengandung serat serta relatif rendah gula dibandingkan sejumlah buah lainnya.
Pilihan lain adalah delima dan alpukat. Delima dikenal kaya antioksidan, sedangkan alpukat mengandung lemak tak jenuh.
Agar lebih mengenyangkan, sebaiknya buah tidak selalu dibuat menjadi jus yang disaring. Mengolahnya menjadi smoothie dapat membantu mempertahankan lebih banyak serat.
2. Jus Sayuran Hijau
Sayuran hijau juga dapat diolah menjadi minuman, baik dalam bentuk jus maupun smoothie.
Bayam, kale, atau sayuran hijau lainnya mengandung serat dan berbagai mikronutrien. Kandungan serat dapat membantu memberikan rasa kenyang sehingga keinginan untuk mengonsumsi camilan berlebihan dapat lebih mudah dikendalikan.
Jika dibuat sebagai smoothie, sayuran dapat dipadukan dengan buah secukupnya untuk menghasilkan rasa yang lebih nikmat.
3. Teh Hijau
Teh hijau menjadi salah satu minuman yang cukup populer dalam menu diet. Minuman ini mengandung katekin dan senyawa antioksidan lainnya.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa komponen dalam teh hijau dapat berpengaruh terhadap metabolisme energi dan oksidasi lemak. Namun, efeknya terhadap penurunan berat badan umumnya tidak besar dan tetap bergantung pada pola makan serta aktivitas fisik secara keseluruhan.
Teh hijau tanpa tambahan gula menjadi pilihan yang lebih ramah bagi orang yang sedang mengontrol asupan kalori.
4. Air Infus Kayu Manis
Kayu manis dapat digunakan untuk memberikan aroma dan rasa pada minuman tanpa perlu menambahkan banyak gula.
Cara sederhananya adalah merebus batang kayu manis selama sekitar 5-7 menit, kemudian menyaring airnya. Jika ingin rasa yang lebih segar, dapat ditambahkan sedikit lemon atau jahe.
Madu boleh digunakan secukupnya, tetapi perlu diingat bahwa madu tetap mengandung gula dan kalori.
5. Air Lemon
Air lemon merupakan pilihan sederhana yang dapat membantu meningkatkan konsumsi cairan harian. Lemon juga mengandung vitamin C.
Minuman ini dapat dibuat menggunakan air dingin maupun hangat. Jika sedang berusaha menurunkan berat badan, sebaiknya hindari penggunaan gula secara berlebihan.
Air lemon sendiri tidak secara khusus membakar lemak. Namun, mengganti minuman tinggi gula dengan air lemon tanpa gula dapat membantu mengurangi asupan kalori harian.
6. Minuman Berbahan Kedelai
Kedelai merupakan sumber protein nabati yang dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Produk olahannya, seperti susu kedelai, bisa digunakan sebagai alternatif minuman sehari-hari.
Pilih produk kedelai yang rendah gula tambahan agar manfaatnya tidak diimbangi dengan asupan kalori berlebihan.
Protein dalam minuman kedelai juga dapat membantu memberikan rasa kenyang, terutama jika dikonsumsi sebagai bagian dari sarapan atau camilan.
7. Smoothie dengan Susu Nabati
Susu nabati dapat menjadi bahan dasar smoothie yang dipadukan dengan buah maupun sayuran.
Pisang, mangga, plum, melon, bayam, dan labu dapat menjadi beberapa pilihan bahan. Namun, jumlah buah tetap perlu diperhatikan agar kandungan gula dan kalorinya tidak terlalu tinggi.
Tambahan sayuran dan sumber protein dapat membuat smoothie lebih mengenyangkan sehingga cocok sebagai bagian dari menu diet.
8. Minuman Berbahan Oat
Oat mengandung beta-glucan, yaitu jenis serat larut yang dapat membantu memberikan rasa kenyang.
Serat tersebut juga berinteraksi dengan asam empedu di saluran pencernaan dan telah banyak diteliti kaitannya dengan pengelolaan kadar kolesterol.
Jika memilih minuman berbahan oat, perhatikan label nutrisi dan pilih produk yang tidak mengandung terlalu banyak gula tambahan.
Minuman Bukan Pengganti Pola Makan Sehat
Tidak ada satu jenis minuman yang secara ajaib dapat menghilangkan lemak tubuh. Penurunan berat badan lebih banyak dipengaruhi oleh keseimbangan antara asupan energi, aktivitas fisik, kualitas makanan, tidur, dan kebiasaan hidup secara keseluruhan.
Karena itu, delapan minuman tersebut sebaiknya dipandang sebagai pilihan yang dapat mendukung pola makan sehat, bukan sebagai minuman khusus yang langsung membakar lemak.
Memilih minuman tanpa gula tambahan, mencukupi kebutuhan air, memperbanyak makanan berserat, serta rutin bergerak tetap menjadi bagian penting dalam menjaga berat badan.
