
Jakarta – Bau mulut saat berpuasa merupakan keluhan yang cukup umum. Kondisi ini biasanya muncul karena produksi air liur berkurang, mulut menjadi lebih kering, serta lambung kosong dalam waktu yang lama. Meski normal terjadi, kondisi tersebut sering kali mengurangi rasa percaya diri.
Selain menjaga kebersihan gigi dan mulut, pemilihan makanan juga dapat membantu menjaga napas tetap segar. Beberapa bahan alami diketahui mampu mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut sekaligus mendukung kesehatan pencernaan.
Mengutip Verywell Health, berikut lima makanan yang dapat membantu menyegarkan napas secara alami.
1. Apel
Apel menjadi salah satu buah yang baik untuk membantu mengurangi bau mulut. Teksturnya yang renyah membantu membersihkan sisa makanan, plak, dan bakteri ketika dikunyah langsung.
Ahli gizi Megan Wroe menjelaskan bahwa mengonsumsi apel utuh lebih efektif dibandingkan jus apel karena proses mengunyah memberikan efek pembersihan alami pada gigi. Selain itu, kandungan polifenol dalam apel juga memiliki sifat antibakteri yang membantu menghambat pembentukan senyawa sulfur penyebab bau mulut.
2. Jeruk
Buah jeruk kaya akan karotenoid yang dikaitkan dengan aroma tubuh yang lebih segar. Selain jeruk, nutrisi serupa juga banyak ditemukan pada pepaya, mangga, dan blewah.
Jeruk, lemon, serta limau memiliki tingkat keasaman yang dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. Kandungan air dan seratnya juga mendukung kesehatan sistem pencernaan sehingga membantu mengurangi aroma tidak sedap dari dalam tubuh.
3. Yogurt Plain
Yogurt tanpa tambahan gula mengandung probiotik yang berperan menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Kondisi mikrobiota yang sehat dapat membantu mengurangi pembentukan senyawa penyebab bau mulut.
Menurut ahli gizi Gray, probiotik tidak hanya mendukung kesehatan pencernaan, tetapi juga berkontribusi terhadap kesegaran napas. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi yogurt plain secara rutin dapat membantu menekan jumlah bakteri penyebab bau di rongga mulut.
4. Herba Segar
Berbagai herba seperti daun mint, kemangi, rosemary, dan peterseli dikenal mampu membantu menyegarkan napas.
Minyak alami yang dilepaskan saat daun dikunyah memberikan sensasi segar sekaligus membantu mengurangi bakteri penyebab bau mulut. Daun mint juga mengandung polifenol yang diketahui mampu menekan produksi senyawa sulfur, salah satu penyebab utama aroma tidak sedap pada napas.
5. Kacang dan Biji-bijian
Kacang mete, kenari, biji labu, flaxseed, hingga biji adas merupakan sumber zinc, vitamin E, omega-3 nabati, dan polifenol.
Kandungan nutrisi tersebut membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam tubuh sekaligus mengurangi aktivitas bakteri penyebab bau. Khusus biji adas, bahan ini telah lama digunakan sebagai penyegar napas alami karena dapat membantu membersihkan rongga mulut setelah makan.
Selain memilih makanan yang tepat, menjaga asupan cairan saat sahur dan berbuka, menyikat gigi secara rutin, serta membersihkan lidah juga menjadi langkah penting untuk mengurangi bau mulut selama menjalankan puasa.
