Skip to content
BEEF CATTLE
Menu
  • Beranda
  • Wisata
  • Kuliner
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Bisnis
Menu

255 Gram Daging Seminggu: Aman untuk Bumi Menurut Studi

Posted on April 27, 2025April 27, 2025 by anjing

BEEF CATTLE — Ternyata, mengonsumsi daging dalam jumlah wajar dapat menjadi langkah penting menuju keberlanjutan Bumi. Namun, seberapa jauh itu “wajar”?

Peneliti dari Technical University of Denmark (DTU) menerbitkan penelitian baru di Nature Food yang akhirnya memberikan solusi: makan 255 gram daging babi atau ayam seminggu. Jumlah ini setara dengan sekitar 9 ons dan dianggap sebagai batas aman untuk mengonsumsi daging tanpa melampaui kapasitas regeneratif tanah.

Namun, konsumsi daging merah seperti sapi atau domba bahkan disebut melebihi batas lingkungan. Caroline H. Gebara, penulis utama dan peneliti pascadoktoral di DTU Sustain, memberikan presentasi ini.

“Perhitungan kami menunjukkan bahwa bahkan jumlah moderat daging merah dalam pola makan tidak sesuai dengan apa yang dapat diregenerasi oleh planet ini,” kata seorang pakar.

Mengapa mengurangi daging bisa menyelamatkan planet?

Pada dasarnya, peternakan yang dikembangkan manusia membutuhkan banyak sumber daya, seperti lahan untuk menanam pakan, air, dan lahan untuk ternak sendiri. Selain itu, emisi gas dari peternakan akan mempercepat terjadinya efek rumah kaca. Kita akan berbicara tentang peternakan sapi.

Selama beberapa waktu, konsumsi daging sapi telah menjadi perhatian penting dalam masalah pencemaran lingkungan. Berdasarkan sejumlah besar penelitian dan hasil penelitian, ada beberapa alasan utama mengapa konsumsi daging sapi memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan Bumi.

1. Tingginya Emisi Gas Rumah Kaca dari Produksi Daging Sapi

Salah satu kontributor terbesar terhadap emisi gas rumah kaca (GRK) adalah produksi daging sapi. Laporan Food and Agriculture Organization (FAO) PBB menyatakan bahwa, secara global, sektor peternakan menyumbang sekitar 14,5% dari total emisi GRK, dengan daging sapi menyumbang hampir 60% dari total tersebut.

Metana (CH4) dihasilkan sapi melalui proses pencernaan mereka, terutama melalui fermentasi perut. Selama seratus tahun, metana memerangkap panas di atmosfer dengan kekuatan 25 kali lebih besar daripada karbon dioksida (CO2).

Selain itu, penggunaan pupuk untuk menumbuhkan pakan sapi menghasilkan dinitrogen oksida (N2O), yang merupakan gas rumah kaca tambahan yang memiliki kekuatan jauh lebih besar daripada CO2.

Penelitian terkait:

Tidak seperti kacang-kacangan (0,25 kg CO2-ekivalen) atau ayam (6 kg CO2-ekivalen), produksi daging sapi menghasilkan sekitar 60 kg CO2-ekivalen per kilogram daging, menurut Science (Poore & Nemecek, 2018).

Ilustrasi peternakan sapi di Belanda.

2. Penggunaan Lahan yang Sangat Besar

Untuk menghasilkan daging sapi, baik untuk penggembalaan maupun untuk menanam tanaman pakan seperti jagung dan kedelai, diperlukan lahan yang sangat besar.

Menurut World Resources Institute (WRI), hampir 80% lahan pertanian di dunia digunakan untuk menumbuhkan pakan ternak atau beternak. Namun, ini hanya menyediakan sekitar 18% dari kalori yang dikonsumsi manusia.

Salah satu penyebab utama deforestasi adalah transformasi hutan, terutama di Amazon, menjadi padang penggembalaan atau ladang kedelai untuk pakan sapi.

Deforestasi mengurangi keanekaragaman hayati, mempercepat perubahan iklim, dan menghancurkan habitat alami penting bagi ekosistem di seluruh dunia.

3. Tingginya Konsumsi Air

Produksi daging sapi juga membutuhkan banyak air:

Data dari Water Footprint Network menunjukkan bahwa sekitar 15.400 liter air diperlukan untuk menghasilkan 1 kg daging sapi.

Ternak, penanaman pakan, dan pemrosesan daging semuanya menggunakan air ini.

Sebagai perbandingan, sekitar 1.600 liter air diperlukan untuk memproduksi 1 kg gandum.

Di tengah ancaman krisis air di seluruh dunia, penggunaan air yang berlebihan untuk daging sapi menjadi masalah besar.

4. Kerusakan Ekosistem dan Pencemaran Lingkungan

Peternakan sapi dapat menyebabkan:

  • Degradasi tanah akibat penggembalaan berlebihan.
  • Pencemaran air melalui limpasan limbah ternak yang mengandung nitrogen dan fosfor, menyebabkan eutrofikasi (ledakan alga) di sungai dan danau.
  • Kehilangan keanekaragaman hayati, akibat konversi lahan alami menjadi area pertanian atau penggembalaan.

Menurut laporan IPBES Global Assessment 2019, perubahan penggunaan lahan, termasuk untuk peternakan, adalah penyebab utama penurunan keanekaragaman hayati.

Memahami Makna ‘Lebih Sedikit’

Kampanye kesehatan dan pedoman diet sering meminta orang untuk mengurangi daging dan lebih banyak kacang-kacangan. Meskipun demikian, seringkali arti “mengurangi” terasa tidak jelas. DTU berusaha untuk mengisi celah ini dengan angka yang dapat kita gunakan sebagai pedoman harian.

Banyak orang tahu, menurut Gebara, bahwa mengurangi daging menguntungkan lingkungan dan kesehatan. Namun, sulit untuk meramalkan perubahan yang sebenarnya jika tidak ada data nyata. Sekarang kita bisa melihatnya lebih jelas—dengan patokan 255 gram per minggu, satu bungkus dua potong dada ayam di supermarket biasanya sudah lebih dari batas ini, kira-kira 280 gram.

Tidak Hitam-Putih: Banyak Pilihan untuk Diet Berkelanjutan

Dalam penelitian ini, para peneliti dari DTU melihat lebih dari 100.000 variabel dari sebelas jenis pola makan yang berbeda, dengan mempertimbangkan variabel lingkungan seperti emisi karbon dioksida, konsumsi air, penggunaan lahan, dan efek pada kesehatan.

Hasilnya menunjukkan bahwa:

  • Pola makan dengan daging merah, bahkan dalam jumlah sedikit, melampaui batas planet.
  • Pola makan pescatarian (berbasis ikan), vegetarian, atau vegan lebih mungkin berada dalam batas aman lingkungan.
  • Kombinasi tertentu, seperti vegetarian yang tetap mengonsumsi produk susu atau telur, juga bisa berkelanjutan, asal proporsinya seimbang.

“Diet berkelanjutan tidak harus ekstrem. Jika Anda menyukai keju atau telur, Anda masih bisa menikmatinya sambil menjaga pola makan yang sehat dan ramah lingkungan,” kata Gebara.

Perubahan yang Diperlukan: Global dan Individu

Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa, dengan beberapa perubahan signifikan, memenuhi kebutuhan gizi seluruh populasi dunia masih dapat dicapai tanpa melanggar batas lingkungan:

Di seluruh dunia, perlu ada tindakan politik dan transformasi sistemik dalam produksi dan konsumsi makanan.

Di tingkat individu, diperlukan dukungan dan panduan praktis untuk membantu masyarakat membuat pilihan makanan yang berkelanjutan.

“Perubahan global butuh kebijakan dari atas, sementara perubahan individu akan jauh lebih mudah jika kita mendapat panduan yang jelas dan struktur pendukung,” kata Gebara.

SUMBER KOMPAS.COM : Berapa Banyak Daging yang Bisa Kita Konsumsi Tanpa Merusak Bumi?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Postingan Terbaru

  • Kawasan Timur Tengah Perkuat Kerja Sama Energi Regional
  • Pertumbuhan Penjualan Mobil Listrik Global Capai Puncaknya
  • Perang Teknologi Tak Terlihat: Raksasa Dunia Berhadapan
  • Fenomena “Slow Travel”: Tren Wisata Baru
  • Masyarakat Disarankan Rutin Periksa Kesehatan

PARTNER

metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb mirecomendadotienda lowkerpabrik harpanas imaginerlalegerete globalmarketsnation jokercoy

lowkerpabrik harpanas imaginerlalegerete globalmarketsnation jokercoy solocalcionapoli marylandpreparedness fajerrmaidsolutions alipanpay ezshappy entradarivers ustechwiki imguniversal hermosacultura arlologgin phoenixpower jazzcruising slangthis andreafrazier monstathreads angeliajoiner cecilielind seorunet qualityrehomes vacumetros fadiaragon foryouto paydayloansilr coupancode joshuaflinn conformable-jp winifred arcticgreen readbyfamous itcort.autos bikersonweb feelwellforever


SPONSOR


TOP SEARCH

https://restolexpress.com/
https://restoloiso.com/
https://www.atelierdanielpomerleau.com/
https://entrepreneurtoiture.com/
https://constructionrenovationbsl.ca/
HORUS303
HORUS303
Free Fire Update OB53 Misteri Bawah Laut Resmi Rilis 8 April 2026 Undersea Realm, Hydro Zone, hingga Whale Airplane Semua yang Berubah di Patch Terbesar Tahun Ini
Kenalan dengan Ray, Karakter Baru Free Fire OB53 yang Bikin Musuh Panik Skill Agresif, Auto Eliminasi, dan Reset Cooldown yang Bisa Ubah Meta Pertarungan
Panduan Lengkap Gameplay Free Fire Update Misteri Bawah Laut Cara Masuk Undersea Realm, Fishing Pond, Pakai Hydro Blaster, dan Tips Booyah di Map Bermuda Baru
Cara Dapat Hadiah Gratis di Update Free Fire OB53 April 2026 Login Streak Pyro, Emote Eksklusif, hingga Bundle Undersea Ripples yang Wajib Dikoleksi Setiap Survivor
HP Apa yang Cocok untuk Free Fire Update OB53 Misteri Bawah Laut 2026? Ini Spesifikasi Minimum, Cara Download APK, dan Setting Grafis Terbaik Agar Tidak Lag
Persib Bandung Kokoh di Puncak BRI Super League 2026 dengan 61 Poin 8 Laga Sisa Penentu Gelar Juara, Siapa Penantang Terberat Maung Bandung?
Ramon Tanque Brace, Persib Hajar Semen Padang 0-2 dan Cetak 3 Rekor Sekaligus Teja Paku Alam Pecahkan Sejarah Kiper di Tanah Kelahirannya Sendiri
Jadwal Persib Bandung April–Mei 2026 Dari Bali United di GBLA hingga Derby Panas Melawan Persija di JIS Ini 8 Laga Sisa yang Tentukan Nasib Juara Maung Bandung
Dari Layvin Kurzawa hingga Andrew Jung Bagaimana Duet Pemain Asing Asal Prancis Ini Jadi Kunci Sukses Bojan Hodak Bawa Persib Dominasi BRI Super League 2026
Didenda AFC Rp148 Juta Gegara Ulah Bobotoh, Gandeng Mitra Baru Se Indonesia Rangkuman Berita Terbaru Persib Bandung yang Wajib Diketahui Bobotoh Pekan Ini
Kalah Dramatis 2-3 dari Bhayangkara FC, Asa Juara Persija Jakarta Makin Tipis Inilah Titik Balik Musim yang Bisa Jadi Catatan Kelam Macan Kemayoran
Tertinggal 9 Poin dari Persib dengan 8 Laga Tersisa Masih Bisakah Persija Jakarta Juara BRI Super League 2025/2026? Ini Hitungan Matematisnya
Persija Jakarta Raja Kartu Merah di BRI Super League 2026 8 Kartu Merah Sepanjang Musim Masalah Disiplin Kolektif yang Ancam Sisa Perjalanan Macan Kemayoran
Badai Cedera Landa Persija Jakarta Mauro Zijlstra Kembali Absen Akibat Cedera Otot Paha Usai Bela Timnas Berapa Lama Macan Kemayoran Kehilangan Striker Andalannya?
Persija vs Persib di JIS 10 Mei 2026 Derby Paling Menentukan Sepanjang Musim Duel El Clasico Indonesia yang Bisa Akhiri Mimpi Juara Macan Kemayoran Sekaligus
Skor Real Madrid vs Girona 1-1 Gol Valverde Dibalas Roket Lemar, Los Blancos Gagal Menang di Bernabéu dan Peluang Juara La Liga Makin Suram
Tertinggal 6 Poin dari Barcelona dengan 7 Laga Tersisa Benarkah Peluang Juara La Liga Real Madrid Sudah Benar-benar Tamat?
Malam Buruk Kylian Mbappé di Bernabéu Gagal Manfaatkan Peluang Emas, Tampil di Bawah Standar saat Madrid Paling Membutuhkan Seorang Pembeda
Tiga Laga Tanpa Menang Kalah dari Mallorca, Bayern, lalu Ditahan Girona Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Real Madrid Asuhan Alvaro Arbeloa?
Madrid Hadapi 5 Hari Paling Menentukan Musim Ini Fokus Terbagi Antara Kejar Barcelona di La Liga dan Balas Dendam Bayern di Leg 2 UCL Allianz Arena
tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini SENANG303 SENANG303 SENANG303 HORUS303 HORUS303 HORUS303 sukses303 sukses303 sukses303 amarta99 amarta99 Bagaimana Sistem RNG dan RTP Membentuk Game PG Soft yang Adil Cara Kreatif Menjadikan Mahjong Wins 2 sebagai Tabungan Emas Kenikmatan Bermain Blackjack yang Tidak Dimiliki Permainan Kartu Lain Usaha Sarang Walet Melesat Berkat Modal Dari Mahjong Ways 2 Hiburan Mahjong Ways Jadi Jalan ke Dunia Investasi Kebun Sawit Kenali Cara Kerja RTP dan RNG Agar Lebih Paham Game PG Soft Mahjong Wins 2 dan Peluang Jadi Tabungan Emas, Ini Caranya Mengapa Blackjack Tetap Unggul di Dunia Permainan Kartu Cerita Sukses Usaha Sarang Walet Dimulai dari Mahjong Ways 2 Dari Seru-seruan Mahjong Ways Jadi Modal Investasi Kebun Sawit Penjelasan Sederhana RTP dan RNG dalam Game PG Soft Cara Aman Mengubah Hasil Mahjong Wins 2 ke Investasi Emas Faktor yang Membuat Blackjack Selalu Jadi Pilihan Permainan Kartu Kisah Nyata Sukses Usaha Sarang Walet Modal dari Mahjong Ways 2 Main Mahjong Ways Malah Dapat Modal Usaha Kebun Sawit Seberapa Berbeda Blackjack dari Permainan Kartu yang Populer di Asia Kisah yang Bikin Penasaran Dari Mahjong Wins 2 ke Investasi Emas Strategi Mengalihkan Keuntungan Mahjong Ways 2 Menjadi Bisnis Walet atau Sawit Fakta Menarik RTP dan RNG dalam Sistem Game PG Soft yang Perlu Kamu Tahu Peluang Usaha 2026 yang Bisa Dimulai dari Hasil Mahjong Wins 2 Mengenal Perbedaan Blackjack dan Permainan Kartu Khas Asia Siapa Sangka Main Mahjong Wins 2 Bisa Berujung Investasi Emas Kisah Sukses Mengembangkan Mahjong Ways 2 ke Bisnis Walet dan Sawit Ini Alasan RTP dan RNG Penting dalam Ekosistem Game PG Soft Strategi Ubah Cuan Mahjong Wins 2 Jadi Bisnis Ramai di Tahun 2026 Mengapa Blackjack Terlihat Berbeda dari Permainan Kartu Asia Lain Cara Tak Terduga Mengubah Hasil Mahjong Wins 2 Jadi Emas Modal Mahjong Ways 2 Jadi Awal Sukses Ternak Walet dan Kebun Sawit Mengenal Lebih Dalam RTP dan RNG dalam Sistem PG Soft Ide Usaha Populer 2026 yang Bisa Dimulai dari Modal Mahjong Wins 2 Mengupas Rahasia Dibalik Sistem RTP RNG PG Soft yang Tak Terbantahkan Cara Cerdas Ubah Kemenangan Mahjong Wins 2 Jadi Investasi Logam Mulia Apa yang Membuat Blackjack Berbeda? Simak 5 Fakta Menarik di Balik Popularitasnya. Begini Strategi Memutar Modal Mahjong Ways 2 Jadi Gedung Walet Mengubah Modal Hiburan Mahjong Ways Jadi Kepemilikan Lahan Sawit Mengenal Jantung Utama Game PG Soft: Perpaduan RNG dan RTP Tinggi Rahasia Mengelola Saldo Mahjong Wins 2 Agar Jadi Aset Emas Mengapa Blackjack Menjadi Standar Emas di Setiap Kasino Dunia? Bermula dari Mahjong Ways 2, Pria Ini Kini Jadi Juragan Sarang Walet Dari Serunya Mahjong Ways ke Prospek Cerah Bisnis Kebun Sawit Panduan Lengkap Memahami Ritme RTP RNG dalam Koleksi Game PG Soft Optimalkan Profit Mahjong Wins 2 untuk Investasi Emas Jangka Panjang Benarkah Blackjack Adalah Permainan Kartu Terpopuler Sepanjang Masa? Ini Buktinya Cara Mengalokasikan Profit Mahjong Ways 2 ke Investasi Sarang Walet Mengubah Dana Hiburan Mahjong Ways Menjadi Usaha Kebun Sawit wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online amarta99 amarta99 amarta99 amarta99

PARTNER

PARTNER

PARTNER

©2026 BEEF CATTLE | Design: Newspaperly WordPress Theme